Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Mei 2017

Surat Edaran Sholat Berjamaah dan Kultur Masyarakat

      
Surat Edaran bertajuk peraturan beragama banyak dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Misalnya, siang ini dari salah satu grup wa ada screenshot Surat Edaran Walikota Banjarmasin tertanggal 17 Mei 2016 tentang penghormatan kepada panggilan adzan berkumandang di Kota Banjarmasin. “Himbauan tertuju kepada seluruh kepala SKPD, asisten, staf ahli, Kepala Bagian lingkup Sekretariat daerah, Camat, Lurah, Komandan Kesatuan TNI/Polri, Kepala Rumah Sakit, Pimpinan Instansi/BUMN/BUMD/Swasta beserta jajarannya dan kaum muslimin muslimat, agar menghentikan seluruh aktivitas/kegiatan saat adzan berkumandang pada jam kerja/sekolah dan untuk segera melaksanakan sholat fardhu berjamaah di masjid/musholla terdekat, bagi yang beragama non islam harap menyesuaikan.”

Minggu, 13 September 2015

PERSPEKTIF CANTIK DAN INDUSTRI KOSMETIK



PERSPEKTIF CANTIK DAN INDUSTRI KOSMETIK

LATAR BELAKANG

Perawatan wajah dan kecantikan menjadi salah satu komoditas utama dunia industri saat ini. Siapa saja orangnya, pasti menghendaki wajah yang cantik sesuai dengan yang dia harapkan dan yang menjadi angan-angannya. Hal ini karena wajah menunjukkan usia, gender dan ras diri dengan bermacam-macam derajat keakuratan, juga kesehatan serta status sosial-ekonomi, suasana hati dan emosi kita, bahkan mungkin juga karakter dan kepribadian kita (Synnot, 2007:115). 

Tak heran sekarang ini banyak sekali iklan-iklan di media massa baik cetak maupun elektronKi yang menjual komoditas perawatan wajah dan tubuh. Mulai dari perawatan sabun cuci muka, lipstik, sabun mandi, eye liner, bedak, pelembab, pemutih, alas bedak, maskara dan lain sebagainya. Banyak pula merk yang beredar mulai yang bernada keindonesiaan seperti sari ayu, Viva cosmetics, Marina, citra dan mustikaratu, hingga produk merk dagang internasional seperti maybelline, garnier, pond’s, red A dan lain sebagainya. 

Kelompok Sosial