Harga
Cinta Tanah Beta
Oleh
: Nuryanti
Berbicara mengenai
Pramudya Ananta Toer memang akan membuat sebuah diskursus yang seru. Mengingat
dia adalah orang yang menjadi legenda bagi angkatan sezamannya. Dia adalah
orang yang berbeda, dengan pengalaman yang berbeda dan garis hidup yang berbeda
dengan pengarang-pengarang lain. Bandingkan dengan pengarang yang diizini
pemerintah, Buya Hamka, Sutan Takdir Alisyahbana, Achdiat K Miharja, dan kawan
kawan. tentu akan sangat berbeda sekali.
Jika kita menengok
catatan Nyanyi Sunyi Seorang Bisu, catatan-catatan yang dibuat Pram di dalam
pembuangannya di pulau Buru. Dia menjadi salah satu pembaharu di pulau yang
tiada mengenal kehidupan. Ia dan kawan-kawan menjadi tahanan politik yang
mengemban amanah membuka satu pulau diantara tiga belas ribuan pulau di
Indonesia menuju tahap yang lebih modern. Mengemban amanah membuka pulau, Ya,
begitulah bahasa halusnya. Sedangkan bahasa kasarnya menjadi sapi perahan
pemerintah, diperah tenaganya untuk menghidupi diri dan komandan dengan cara
yang tidak efisien.